Susahnya cari orang yang amanah dalam hutang

Jaman segini susah cari orang yang amanah dalam berhutang.

Waktu awal mau berhutang aja lagaknya sok akrab, sok baik, sms aja pake pujian “saudaraku”, “agung yang baik”, “agung yang caem”, “apa kabar akhi??”.

Begitu berhasil dapat hutang, untuk mbayarnya harus dikejar-kejar. berbagai alasan mulai HP mati, HP lowbatt, keluar kota, ganti nomer, HP hilang, tidak ada sinyal, dan sebagainya.

Padahal membayar hutang kan suatu kewajiban yang sampai mati pun tetap harus dibayar. Masa nunggu mati dulu ??

Kalo janji bayar hutang aja tidak ditepati, ingkar atau menghindar, saya jadi ragu dengan komitmen dan integritasnya.

Sebaiknya dihadapi saja, jangan malah menghindar. Masalah tidak akan selesai dengan menghindar.

Rasulullah saw. bersabda: “Jiwa (ruh) seorang Mukmin akan tergantung (terkatung-katung) selama dia masih memiliki hutang.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Nah, yang selalu dijadikan dalil orang yang berhutang adalah

Rasulullah saw. dalam sabdanya: “Barangsiapa yang memberi keringanan kepada orang yang berhutang atau menghapus hutangnya, maka dia akan berada di bawah naungan Arsy pada hari kiamat.”

One thought on “Susahnya cari orang yang amanah dalam hutang

Mau Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s