Saya berhenti memberi ketika saya merasa berhenti dihargai

Wah…

Wajar saja sih ungkapan diatas. Semua orang kan butuh apresiasi. Apresiasi yang nggak melulu dalam bentuk materi tapi juga dalam bentuk non-materi.

Sekarang pertanyaannya adalah

Take and Give atau Give and Take ??

………………………………

14 thoughts on “Saya berhenti memberi ketika saya merasa berhenti dihargai

  1. mas stein
    Wah mas stein ini salah kaprah.
    Saya pria, bukannya wanita.
    Masa saya dipanggil Mbak.
    Kan aneh.
    Harusnya saya dipanggil Mas, Pak, Cak, Bang.

    cira
    Oh… yayayaya.
    Masuk akal.
    Jangan bingung ci…

  2. give and give..
    no matter what others think about you.. all you have to do is do what you wanna do🙂
    bakal dihargai apa ga..selagi kamu masih pengen ngelakuinnya yaa lakuin aja… ikhlas dari hati bukan karena dilihat orang

    hehe

    salam kenal🙂

  3. assalamu’alaykum.

    mampirrr..😀

    umm, mnuurt ov give and take, krn setelah give pasti kita sbnrnya take ketenangan dan kebahagiaan jiwa stlh give itu tadi.. ho3.. kita juga take pahala kaan? asal givenya yg baik2, haha..

  4. kayaknya mending ga’ usah mikir take and give atau give and take deh..
    daripada ntar kepikiran di akherat.
    Hahahaha…

    Tapi, bukankah lebih baik memperlihatkan tangan kanan dan menyembunyikan tangan kiri kita?

  5. Kalau kita memberi lebih, mungkin balasannya gak selalu banyak… at least di dunia, tapi ganjarannya akan didapatkan di akhirat nanti *amin*

    Salam kenal mas ^^

Mau Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s