Musibah Negara Ini

Hanya waktu yang dapat membuktikan.

Setelah musibah terjadi, fase saling menyalahkan pasti terjadi.

Inilah resiko menjadi seorang pemimpin, harus berani dan bertanggung jawab. Saya menyesalkan “pemerintah” yang kurang sukses melakukan penataan dan pembenahan sehingga proses perusakan alam oleh manusia menjadi tidak terkendali.

Pemimpin seperti sopir yang bertanggung jawab atas keselamatan penumpangnya. Pemimpin seperti seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab atas kesejahteraan keluarganya.

Pada prinsipnya, pemimpin berada di barisan paling depan dalam membantu ketika rakyat yang dipimpin olehnya mengalami musibah. Bahkan berada di barisan paling depan ketika rakyat yang dipimpinnya berusaha meraih kesejahteraan.

Dan apa yang terjadi di negeri saya yang hebat ini??

Saat musibah terjadi,

beberapa pemimpin kita malah main lempar-lemparan “kotoran”.

beberapa pemimpin kita memanfaatkan kesempatan untuk kampanye pemilu.

beberapa pemimpin kita memang benar-benar membantu sepenuh hati.

beberapa pemimpin tersadarkan untuk memimpin lebih baik lagi.

Saya berdo’a semoga para korban situ gintung yang selamat dapat menguatkan diri dan dapat  segera bangkit untuk menata kehidupan kembali. Semoga kita semua dapat menghargai alam dan menghargai sesama manusia. Semoga para korban yang telah tiada diberi tempat yang lebih baik oleh Tuhan. Semoga Tuhan memberikan pemimpin lebih baik untuk kita semua.

7 thoughts on “Musibah Negara Ini

  1. ijinkan pertamax mbak!
    adakalanya pelajaran harus diberikan dengan cara yang menyakitkan, kalo misalnya dari peristiwa ini kita ndak belajar apapun maka kita benar-benar orang bebal

    amien.. untuk doa sampeyan

Mau Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s