Risalah Cinta

Kita tak akan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Kita juga tidak tahu apa yang telah hilang dari diri kita hingga hal tersebut datang menghampiri kita (pepatah).

Hal yang menyedihkan ketika kita tidak dapat mengungkapkan kepedulian kita kepada seseorang hingga kita merasa kehilangannya (pepatah).

Ya Allah, ketika ku berdoa inginkan Cinta
Kau berikan padaku orang-orang disekitarku untuk ditolong

Semuanya akan terlihat jelas ketika kita kehilangan mereka. Kita membutuhkan mereka sama sperti kita makan membutuhkan minum. Dan sama pastinya seperti kematian yang pasti datang entah kapan waktunya.

Ya Allah,
semua yang kuinginkan tidak selalu kudapatkan
Tapi aku dapatkan semua yang kubutuhkan
Itu semua sudah sangat cukup bagiku

Hidup hanya sekali, akan lebih indah jika kita jalani dengan cinta, keikhlasan, kesabaran dan kebijaksanaan.

6 thoughts on “Risalah Cinta

  1. Analog dengan kata Jubron Kholil Jubron [baca: Kahlil Gibran]:

    “Cinta dan Kasih sayang tak akan mampu mengukur kedalamannya hingga datang saatnya perpisahan”

    Aduh mas! jadi melo begini! Salut dan sepakat untuk yang masih menjunjung tinggi kemanusiaan.

  2. Ping-balik: Sekali-Sekali Narsis… « cK stuff

Mau Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s