Home > Cerita, Life, Personal > Tubuh dan Jiwa

Tubuh dan Jiwa

Friday, 27 July 2007 sagung Leave a comment Go to comments

Mensana in corpore sana itu peribahasa yang sering kita dengar yang maknanya “Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat pula“. Peribahasa itu bisa jadi salah karena tidak semua yang berbadan sehat mempunyai jiwa yang kuat. Kita lihat saja para koruptor dalam negeri, mereka mempunyai badan yang sehat, kuat, tegap, dan gagah, tapi jiwanya kotor dan bobrok. Lihatlah para anggota dewan terhormat yang sehat-sehat dan gemuk-gemuk tapi di pikiran mereka hanya kunker, tunjangan, dan bonus tanpa ada hasil kerja yang nyata manfaatnya bagi rakyat.

Seharusnya peribahasa itu diganti menjadi “Di dalam jiwa yang sehat terdapat badan yang sehat pula“. Karena ketika jiwa sehat, maka pikiran akan sadar untuk memelihara kesehatan raga. Sehingga timbul getaran dari jiwa untuk menstimulasi lingkungan sekitar menjadi lebih sehat pula.

Jika jiwa tidak sehat, maka semua yang ada di badan menjadi kurang berarti. Kita lihat saja orang yang jiwanya sakit di pinggir-pinggir jalan atau RS Jiwa, mereka tidak akan sungkan-sungkan memperlihatkan aurat kepada umum, berbicara sendirian, tertawa tanpa sebab (karena memang sedang tidak sehat).

Sama halnya dengan orang yang mempunyai jiwa yang kurang sehat. Mereka tidak tahu malu menguras uang rakyat, tidak tahu diri dengan janji-janji, tertawa terbahak-bahak ditengah kemiskinan rakyat, berbicara sendiri ketika sedang mengigau dalam sidang paripurna.

Semoga Allah menyadarkan dan menyembuhkan jiwa mereka.

Categories: Cerita, Life, Personal
  1. Monday, 30 July 2007 at 2:02 pm | #1

    Horeeee ….. PertamaX

  2. Wednesday, 22 August 2007 at 3:11 pm | #2

    Mohon dibantu kata2 bahasa Inggris yang mendorong
    supaya giat dan menang dlm pertandingan untuk
    ‘para atlit bisa nggak ?

  3. Monday, 8 October 2007 at 10:13 am | #3

    kayanya kebalik yaa bahasa itu….
    “dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang sehat pula” mungkin waktu pribahasa itu lahir, di sana gak ada korupsi kali… pengarang pribahasa itu tidak tahu Indonesia heheheh :)

  4. Monday, 8 October 2007 at 10:14 am | #4

    coba kalau mengetahui, mungkin seperti usul Sagung dibalik jadinya… sentilan Sagung menarik … :)